Selasa, 27 November 2012
Ketika Ukuran Tinggi Badan dipermasalahkan
Suatu hari ada seorang pemuda yang baru saja lulus dari pendidikannya di bangku kuliah.. Setelah lulus pencarian kerja pun dimulai, statusnya yang empat tahun lalu adalah mahasiswa, dan saat ini sudah berganti menjadi Job Seeker.. status kebanyakan orang yang baru aja menyelesaikan pendidikan, dan berharap mereka mendapatkan pekerjaan yang baik dan secepat mungkin, tanpa ada jedah waktu yang lama antara setelah mereka lulus dengan pekerjaan yang telah didapat..
Beragam impian yang mereka inginkan, mereka tidak muluk-muluk untuk mendapatkan sebuah pekerjaan, mereka Cuma ingin bekerja sesuai dengan kemampuan mereka masing-masing.. sudah pastinya mereka yang setelah lulus kuliah, ingin mendapatkan pekerjaan… ini menjadi sebuah beban bagi mereka, kalau sampai mereka tidak mendapatkan sebuah pekerjaan.. beban yang dipikul sebagai job seeker, dimana adanya tengsi di setiap insan manusia..
Tengsi, apabila seorang lulusan sarjana tidak mendapatkan pekerjaan dan ujung-ujungnya status berubah menjadi pengangguran. Dan akibatnya akan melahirkan sebuah penyakit ketidak pedean didalam diri mereka.. malu akan berada dalam lingkungan keluarga dan masyarakat sekitar..
Kembali kepemuda tadi.. Niat yang tulus dari hatinya untuk mendapatkan sebuah pekerjaan yang layak , pemuda tersebut mendapat kabar dari temannya, bahwasanya ada info lowongan kerja di sebuah perusahaan BUMN, dimana lowongan tersebut dibuka secara online dan secara besar-besaran, walaupun jumlah quota yang dibutuhkan tidak banyak..
Pemuda tersebut dengan gegas pagi-pagi membeli Koran, ingin melihat secara detail persyaratan untuk menjadi calon pegawai BUMN. Poin satu sampai dengan poin 5 sudah memenuhi kategori yang ia miliki, setelah ia membaca poin ke 6, ia pun langsung lemas dan seakan tidak semangat, hilanglah sudah rasa percaya dirinya dan bahkan tidak ada harapan…
Ingin rasanya ia menangis,, , dan menyesalkan kepada pihak perusahaan, kenapa mesti ada poin ke 6 menjadi sebuah ukuran dalam pencarian kerja.. apakah semua pekerjaan dilihat dari ukuran fisik, kenapa mereka memandang ukuran fisik sebagai syarat sebagai calon pegawai…
Haruskah mereka yang memiliki postur tubuh yang tidak memadahi akan kehilangan arah tuk meraih pekerjaan yang layak, walaupun mereka memiliki kemampuan daya pikir yang cerdas,? Haruskah bangsa Indonesia melihat segala sesuatunya dari fisik.. kenapa??
Ukuran fisik yang sekarang menjadi modal utama dalam persaingan kerja terutama dalam hal tinggi badan, rata-rata pihak perusahaan mencari calon pegawai atau karyawan dengan tinggi badan minimal 160cm untuk wanita dan 165cm untuk pria. Bagaimana nasib teman-teman kita yang memiliki tinggi badan dibawah itu, apakah mereka tidak boleh memiliki kesempatan yang sama,? Syarat penarikan karyawan dengan memiliki kualifikasi tinggi badan, hal ini dapat mempengaruhi psikologi orang-orang yang memiliki ukuran badan dibawah standar.
Mereka akan kehilangan rasa percaya diri, mereka akan merasa tidak diperhitungan dalam pencarian dunia kerja, salah satunya kasus yang dialami oleh pemuda di atas.. hidup mereka menjadi nelangsa, ini akan menjadi sikap yang mematahkan semangat orang-orang yang ingin bertanding, tidakkah sepatutnya pihak perusahaan harus memahami sedetail mungkin mengenai kualifikasi dalam hal merekrut seorang karyawan..
Harus ada strategi khusus yang harus di terapkan oleh pihak perusahaan terutama orang-orang yang menangani perekrutan karyawan, yakni SDM Department. Padahal fisik bukanlah sebuah ukuran dari segalanya, masih ada hal-hal yang bisa diperhitungkan.. seharusnya mereka dilihat dari kemauan ingin bekerja, kesetiaannya terhadap perusahaan, prestasi yang dimiliki, memiliki kemampuan analisa yang baik, memiliki kecerdasan, dan tanggung jawab menjadi seorang karyawan.. yang terpenting adalah jujur dalam bekerja.. itulah yang harus di prioritaskan..
Pihak perusahaan yang sedang mencari calon pegawai dengan melakukan pemasangan iklan di beberapa media cetak maupun elektronik dimana disertakan juga beberapa kualifikasi sebagai syarat untuk menjadi calon pegawai di perusahaan tersebut salah satunya adalah mengenai tinggi badan yang dimiliki, itu merupakan tindakan yang salah besar.. dan setidaknya pihak internal perusahaan harus mengetahui dampak dari perekrutan tersebut.. harus bisa mampu untuk mengetahui struktur lingkungan masyarakat.
Mungkin kalau memang pihak perusahaan ingin betul-betul ukuran tinggi badan salah satu menjadi kriteria di perusahaan tersebut, seharusnya tidak perlu untuk menyertakan kriteria tersebut pada saat pencarian kerja dimana dengan melakukan pemasangan iklan di beberapa media, cobalah untuk memahami hal ini dengan tidak mematahkan kepercayaan diri mereka, dan memberi kesempatan buat orang-orang yang memiliki ukuran badan dibawah standar, beri kesempatan buat mereka melamar kerja, beri kesempatan buat mereka mengikuti tes masuk karyawan, dan ini juga membantu mereka agar terus menjadi manusia yang semangat, semangat berjuang..
Note : Hanya ada beberapa perusahaan yang mesti mensyaratkan ukuran tinggi badan, salah satunya perusahaan penerbangan yakni calon pramugari
Minggu, 25 November 2012
" Home " to heal my hungry
I’m so happy at 10:30 wib, Sunday, November 25, 2012 ASton HoteL. Menghadiri Pernikahan Dodo dan Titin mewakili Direktur perusahaan dimana tempat aku bekerja. Jam 9 aku berangkat dari rumah, dan itupun gak sempat sarapan, soalnya keburu..Mau sarapan apa yang mau dimakan, ngitung-ngitung juga biar hemat biaya..hehe
Terlintas dipikiran yang namanya acara di hotel, tentunya banyak makanan lezat dihidangkan oleh pihak penyelenggara, awalnya kepikiran sampe hotel acara sudah dimulai, dan para tamu hadir langsung menikmati makanan, tidak menunggu acara sampe selesai baru bisa makan bersama-sama, karena acaranya juga standing party, ya walaupun gak makan menu utama alias makan nasi yang ditemani dengan lauk pauk yang menggiurkan, paling tidak diganjal dulu dengan makanan kecil, seperti kue-kue kecil, brownis, pudding atau apalah..
9:30
Tiba di Ball Room acara, ternyata dugaanku salah yang tadinya sudah mengitari benak dan pelupuk hati. Tak disangka dan tak diduga, hanya segelintir orang yang datang pada saat itu.. ku saksikan orang-orang yang mengenakan pakaian resmi.. perempuan memakai kebaya dengan berbagai macam warna dan juga dengan make up yang minimalis, begitu juga pria-prianya mengenakan jas tutup dan memakai sanjak, berdiri tegak.. ada juga pria-pria yang mengenakan jas dengan ditempeli bunga kecil plastik di dada mereka..
Kedatanganku yang kuanggap terlalu cepat dan pagi, atau orang-orang yang datangnya terlambat, dan gara-gara mereka yang datang terlambat, juga mempengaruhi acara yang dilaksanakan juga terlambat alias molor..
Namanya juga standing party, aku beranggapan pasti tidak disediakan kursi buat duduk… aku berdiri di tengah-tengah dimana dihadapanku terdapat pelaminan indah, pelaminan yang didesain penggabungan antara dua adat yang berbeda, adat Palembang dan padang. Mataku mulai menari-nari kekiri dan kekanan, mencari sesuatu yang bisa mengurangi rasa pegal dibagian kakiku.. kutemukan kursi berlapis kain putih di sudut kanan dimana tempat aku berdiri.. hati mulai tergugah, itulah jodoh kaki dan pantatku.. ku samperin kursi yang ada Cuma 5 buah..
10:30
Acara pun belum kunjung mulai, pengantin pun belum juga datang, tamu lumayan mulai berdatangan.. otomatis makan gratis yang kutunggu-tunggu mesti di pending,, perut sudah ngomel-ngomel, seandainya perut bisa ngomong, pasti dia marah besar kenapa gak sarapan dulu sebelum berangkat..
Organ-organ didalam perut mulai memasang aksi emonya.. dan aku tidak mungkin memasang emo cemberut dikala aku lapar saat itu, apa kata orang-orang, terpaksa aku harus menyembunyikannya.. dan membohongi ekspresi sesungguhnya.. biarlah organ-organ yang didalam tubuh dan usus-usus yang mengungkapkan kesungguhan ekpresi sedih mereka.. hehe
Rasa lapar sudah diujung.. aku terus menampakan muka agar keliatan lebih fresh..keinget ada permen di kantong celana, untuk menutupi rasa lapar itu, aku mengunyah permen dulu. Alhasil satu permen telah lenyap dari mulut dan masuk ke dalam perut melalu rongga tenggorokan, tapi itu tidak mengurangi rasa lapar justru itu membuat perut tambah melilit.. oh my God, strategi yang salah..:(
Dan bagaimana bisa aku menyembunyikan emo rasa lapar itu ditambah perut terasa pedih, ingin aku membuka kebohongan wajah ini.. Ingin segera pulang dan cari makan diluar saja tapi hati ini sepertinya menahan,, , dan seakan hati ini pun berkata “ sabar sebentar lagi ada sesuatu yang akan menghilangkan rasa laparmu itu”
Alunan music dari home band pun mulai dimaikan dari pojok yang berseberangan tempat aku duduk percis berada disebelah pelaminan, , Musik yang indah, kami mendengarkan lagu yang dinyanyikan vocalis band itu. Lagu yang tak asing bagiku bahkan ini jenis lagu ini salah satu kesukaanku..
"Another summer day, has come and gone away
In Paris and Rome but I wanna go home
Maybe surrounded by, a million people I
Still feel all alone
I just wanna go home,Oh I Miss you, you know "
Emoku yang sesungguhnya lahir dari dalam hati.. aku terpana dan betapa bahagianya diriku ketika sang vocalis menyanyikan lagu itu
Vocalis mulai menunjukan kehebatan suaranya, aku langsung terenyuh, hati dan pikiran berubah 180 derajat. Lagu-lagu dan suaranya menyembuhkan rasa lapar untuk beberapa saat.. how it’s cool
dan aku tak kalah diam untuk meminta ke vocalis tersebut untuk menyanyikan lagu michael Buble yang lainnya.. aku tak punya rasa malu, kuberanikan diriku tuk melangkah mendekati vocalis itu, walaupun jarak antara aku dan mereka bersebrangan yang cukup jauh, dan aku merelakan kursi yang saat ini aku duduki diambil oleh orang lain.. saat itu hati ku terpuaskan.. terpuaskan dengan penampilan band yang ekslusif, lagu dan orang-orangnya juga ekslusive.. sungguh membahana *syahrini mode on..
Aku bisikan ke telinganya dan ku katakan " Mr and Mrs Jones " dan ia pun menyanggupinya dengan mengatakan " nanti ya, setelah lagu ini "
Lagu-lagu yang dinyanyikan :
- Home - Michael Buble
- Mr. and Mrs. Jone - Michael Buble
- Separuh aku - Noah
- Dia - Maliq
- Lilin-lilin kecil
- Ai si te ru (dibikin Jazz)
- Butiran Debu ( Rumor)
- dll :)))))))
Terlintas dipikiran yang namanya acara di hotel, tentunya banyak makanan lezat dihidangkan oleh pihak penyelenggara, awalnya kepikiran sampe hotel acara sudah dimulai, dan para tamu hadir langsung menikmati makanan, tidak menunggu acara sampe selesai baru bisa makan bersama-sama, karena acaranya juga standing party, ya walaupun gak makan menu utama alias makan nasi yang ditemani dengan lauk pauk yang menggiurkan, paling tidak diganjal dulu dengan makanan kecil, seperti kue-kue kecil, brownis, pudding atau apalah..
9:30
Tiba di Ball Room acara, ternyata dugaanku salah yang tadinya sudah mengitari benak dan pelupuk hati. Tak disangka dan tak diduga, hanya segelintir orang yang datang pada saat itu.. ku saksikan orang-orang yang mengenakan pakaian resmi.. perempuan memakai kebaya dengan berbagai macam warna dan juga dengan make up yang minimalis, begitu juga pria-prianya mengenakan jas tutup dan memakai sanjak, berdiri tegak.. ada juga pria-pria yang mengenakan jas dengan ditempeli bunga kecil plastik di dada mereka..
Kedatanganku yang kuanggap terlalu cepat dan pagi, atau orang-orang yang datangnya terlambat, dan gara-gara mereka yang datang terlambat, juga mempengaruhi acara yang dilaksanakan juga terlambat alias molor..
Namanya juga standing party, aku beranggapan pasti tidak disediakan kursi buat duduk… aku berdiri di tengah-tengah dimana dihadapanku terdapat pelaminan indah, pelaminan yang didesain penggabungan antara dua adat yang berbeda, adat Palembang dan padang. Mataku mulai menari-nari kekiri dan kekanan, mencari sesuatu yang bisa mengurangi rasa pegal dibagian kakiku.. kutemukan kursi berlapis kain putih di sudut kanan dimana tempat aku berdiri.. hati mulai tergugah, itulah jodoh kaki dan pantatku.. ku samperin kursi yang ada Cuma 5 buah..
10:30
Acara pun belum kunjung mulai, pengantin pun belum juga datang, tamu lumayan mulai berdatangan.. otomatis makan gratis yang kutunggu-tunggu mesti di pending,, perut sudah ngomel-ngomel, seandainya perut bisa ngomong, pasti dia marah besar kenapa gak sarapan dulu sebelum berangkat..
Organ-organ didalam perut mulai memasang aksi emonya.. dan aku tidak mungkin memasang emo cemberut dikala aku lapar saat itu, apa kata orang-orang, terpaksa aku harus menyembunyikannya.. dan membohongi ekspresi sesungguhnya.. biarlah organ-organ yang didalam tubuh dan usus-usus yang mengungkapkan kesungguhan ekpresi sedih mereka.. hehe
Rasa lapar sudah diujung.. aku terus menampakan muka agar keliatan lebih fresh..keinget ada permen di kantong celana, untuk menutupi rasa lapar itu, aku mengunyah permen dulu. Alhasil satu permen telah lenyap dari mulut dan masuk ke dalam perut melalu rongga tenggorokan, tapi itu tidak mengurangi rasa lapar justru itu membuat perut tambah melilit.. oh my God, strategi yang salah..:(
Dan bagaimana bisa aku menyembunyikan emo rasa lapar itu ditambah perut terasa pedih, ingin aku membuka kebohongan wajah ini.. Ingin segera pulang dan cari makan diluar saja tapi hati ini sepertinya menahan,, , dan seakan hati ini pun berkata “ sabar sebentar lagi ada sesuatu yang akan menghilangkan rasa laparmu itu”
Alunan music dari home band pun mulai dimaikan dari pojok yang berseberangan tempat aku duduk percis berada disebelah pelaminan, , Musik yang indah, kami mendengarkan lagu yang dinyanyikan vocalis band itu. Lagu yang tak asing bagiku bahkan ini jenis lagu ini salah satu kesukaanku..
"Another summer day, has come and gone away
In Paris and Rome but I wanna go home
Maybe surrounded by, a million people I
Still feel all alone
I just wanna go home,Oh I Miss you, you know "
Emoku yang sesungguhnya lahir dari dalam hati.. aku terpana dan betapa bahagianya diriku ketika sang vocalis menyanyikan lagu itu
Vocalis mulai menunjukan kehebatan suaranya, aku langsung terenyuh, hati dan pikiran berubah 180 derajat. Lagu-lagu dan suaranya menyembuhkan rasa lapar untuk beberapa saat.. how it’s cool
dan aku tak kalah diam untuk meminta ke vocalis tersebut untuk menyanyikan lagu michael Buble yang lainnya.. aku tak punya rasa malu, kuberanikan diriku tuk melangkah mendekati vocalis itu, walaupun jarak antara aku dan mereka bersebrangan yang cukup jauh, dan aku merelakan kursi yang saat ini aku duduki diambil oleh orang lain.. saat itu hati ku terpuaskan.. terpuaskan dengan penampilan band yang ekslusif, lagu dan orang-orangnya juga ekslusive.. sungguh membahana *syahrini mode on..
Aku bisikan ke telinganya dan ku katakan " Mr and Mrs Jones " dan ia pun menyanggupinya dengan mengatakan " nanti ya, setelah lagu ini "
Lagu-lagu yang dinyanyikan :
- Home - Michael Buble
- Mr. and Mrs. Jone - Michael Buble
- Separuh aku - Noah
- Dia - Maliq
- Lilin-lilin kecil
- Ai si te ru (dibikin Jazz)
- Butiran Debu ( Rumor)
- dll :)))))))
Minggu, 18 November 2012
Pedestrian
Impian saya untuk berada di kota megapolitan sampe sekarang masih berasa ada, angan-angan untuk menikmati Indah kota megapolitan terus masih terngiang-ngiang di mata.. ya, setiap kali kalau ngeliatin tv yang ada visualisasinya menunjukkan keindahan fisik kota yang menggiyurkan, rasanya saya ingin langsung berada di sana.. menikmati suasana dengan tanpa menggunakan kendaraan alias sebagai pedestrian yang terus berjalan sambil menikmati etalase yang ada dipinggir- pinggir toko..
sekarang saya harus mensyukuri hidup saat ini yang tengah saya jalani, hidup yang saat ini berada di bawah kelas megapolitan, yakni saya menginjak kaki di atas kota metropolitan, Ibu kota Provinsi Sumatera selatan, Palembang namanya.. kota yang dikenal dengan kota Pempek ini tidak terlalu asing bagi saya, karena Dulunya semasa saya masih tinggal di bagian wilayah provinsi sumsel juga, dimana tempat saya dilahirkan dan tumbuh dewasa ( Lubuklinggau), saya masih sempet buat kunjung ke palembang, hanya sekedar jalan-jalan dan merefreshkan pikiran yang jenuh yang selama ini terselimuti tugas-tugas kantor,.. itulah salah satu biar bisa bersikap adil terhadap raga yang kumiliki dengan apa yang aku kerjakan.. takutnya raga ini akan cemburu karena dibawa kerja terus.. :D
Semakin lama saya berada di kota ini, semakin hari saya mendapati kemacetan, yang akibatnya bikin saya agak terlambat masuk kerja, dan kemana-mana juga sampenya agak telat yang tidak bisa diprediksi.. :( kemacetan yang terus berkembang, diakibatkan meningkatnya volume kendaraan yang diproduksi oleh perusahaan otomotif, dengan otomatis meningkat juga jumlah masyarakat yang menggunakan kendaraan, baik motor maupun mobil. sementara fasilitas yang di berikan oleh pemerintah kota palembang yakni Trans Musi atau lebih dikenal dengan TM, tidak terlalu banyak yang menaikinya... padahal pemerintah ingin membantu masyarakat agar untuk tidak terkena dampak dari kemacetan..
berdasarkan survei yang saya tanya kepada salah satu konduktor TM, Bapak Rasyid namanya, beliau mengatakan pertama kali diLaunchingnya TM ini, masyarakat Palembang sangat antusias sekali naik Trans Musi, tapi lama kelamaan jumlah penumpang TM mengalami penurunan..
dan Pak Rasyid tidak tahu apa yang menyebabkan menurunnya penumpang TM, Pak Rasyid tidak mau ambil pusing, dia tidak terlalu peduli dengan kejadian ini, karena beliau berpikir, sepi atau gak sepinya penumpang, beliau pun tetap digaji..
dengan kesadaran masyarakat yang terus berkurang untuk menggunakan TM kalu mau pergi kemana-mana, mereka lebih memilih menggunakan kendaraan pribadi mereka, hal ini akan berdampak negatif terhadap lingkungan, itu artinya mereka lebih mendukung asap yang terus mengepul dari kendaraan mereka setiap hari... kita tahu sendirikan asap yang keluar dari motor dan mobil, bahayanya seperti apa??
Kalu 80 persen masyarakat kota palembang yang setiap harinya mengeluarkan kepulan asap dari kendaraan mereka, apa yang terjadi coba??
dan ini mungkin tidak terjadi di kota palembang, di kota-kota besar sepertinya juga sama dengan kondisi seperti.. tapi kalu sudah di kasih pemerintah TM, ya setidaknya kita manfaatkan, sayang sekali kalu sampe tidak dimanfaatkan... ehmm.
Hari ini saya mencoba untuk menjadi Pedestrian, ini awal kalinya saya mencoba untuk berjalan kaki..saya ngelewati di Pinggir-pinggir toko, walaupun agak terasa panas tapi hal ini saya lakukan demi mendukung Lingkungan yang baik.. setidaknya saya mengurangi kepulan asap yang keluar dari knalpot motor yang biasa saya pakai walaupun itu sedikit tapi sangat berarti..
Kalau kita mau menyadarkan orang lain untuk berbuat kebaikan dan untuk peduli kepada lingkungan, setidaknya dari diri kita sendiri dulu yang memberi contoh..
Berharap suatu saat saya ingin memiliki sebuah komunitas bagi para pedestrian.. Amin
Mari kita selamatkan bumi pertiwi ini!!!!
sekarang saya harus mensyukuri hidup saat ini yang tengah saya jalani, hidup yang saat ini berada di bawah kelas megapolitan, yakni saya menginjak kaki di atas kota metropolitan, Ibu kota Provinsi Sumatera selatan, Palembang namanya.. kota yang dikenal dengan kota Pempek ini tidak terlalu asing bagi saya, karena Dulunya semasa saya masih tinggal di bagian wilayah provinsi sumsel juga, dimana tempat saya dilahirkan dan tumbuh dewasa ( Lubuklinggau), saya masih sempet buat kunjung ke palembang, hanya sekedar jalan-jalan dan merefreshkan pikiran yang jenuh yang selama ini terselimuti tugas-tugas kantor,.. itulah salah satu biar bisa bersikap adil terhadap raga yang kumiliki dengan apa yang aku kerjakan.. takutnya raga ini akan cemburu karena dibawa kerja terus.. :D
Semakin lama saya berada di kota ini, semakin hari saya mendapati kemacetan, yang akibatnya bikin saya agak terlambat masuk kerja, dan kemana-mana juga sampenya agak telat yang tidak bisa diprediksi.. :( kemacetan yang terus berkembang, diakibatkan meningkatnya volume kendaraan yang diproduksi oleh perusahaan otomotif, dengan otomatis meningkat juga jumlah masyarakat yang menggunakan kendaraan, baik motor maupun mobil. sementara fasilitas yang di berikan oleh pemerintah kota palembang yakni Trans Musi atau lebih dikenal dengan TM, tidak terlalu banyak yang menaikinya... padahal pemerintah ingin membantu masyarakat agar untuk tidak terkena dampak dari kemacetan..
berdasarkan survei yang saya tanya kepada salah satu konduktor TM, Bapak Rasyid namanya, beliau mengatakan pertama kali diLaunchingnya TM ini, masyarakat Palembang sangat antusias sekali naik Trans Musi, tapi lama kelamaan jumlah penumpang TM mengalami penurunan..
dan Pak Rasyid tidak tahu apa yang menyebabkan menurunnya penumpang TM, Pak Rasyid tidak mau ambil pusing, dia tidak terlalu peduli dengan kejadian ini, karena beliau berpikir, sepi atau gak sepinya penumpang, beliau pun tetap digaji..
dengan kesadaran masyarakat yang terus berkurang untuk menggunakan TM kalu mau pergi kemana-mana, mereka lebih memilih menggunakan kendaraan pribadi mereka, hal ini akan berdampak negatif terhadap lingkungan, itu artinya mereka lebih mendukung asap yang terus mengepul dari kendaraan mereka setiap hari... kita tahu sendirikan asap yang keluar dari motor dan mobil, bahayanya seperti apa??
Kalu 80 persen masyarakat kota palembang yang setiap harinya mengeluarkan kepulan asap dari kendaraan mereka, apa yang terjadi coba??
dan ini mungkin tidak terjadi di kota palembang, di kota-kota besar sepertinya juga sama dengan kondisi seperti.. tapi kalu sudah di kasih pemerintah TM, ya setidaknya kita manfaatkan, sayang sekali kalu sampe tidak dimanfaatkan... ehmm.
Hari ini saya mencoba untuk menjadi Pedestrian, ini awal kalinya saya mencoba untuk berjalan kaki..saya ngelewati di Pinggir-pinggir toko, walaupun agak terasa panas tapi hal ini saya lakukan demi mendukung Lingkungan yang baik.. setidaknya saya mengurangi kepulan asap yang keluar dari knalpot motor yang biasa saya pakai walaupun itu sedikit tapi sangat berarti..
Kalau kita mau menyadarkan orang lain untuk berbuat kebaikan dan untuk peduli kepada lingkungan, setidaknya dari diri kita sendiri dulu yang memberi contoh..
Berharap suatu saat saya ingin memiliki sebuah komunitas bagi para pedestrian.. Amin
Mari kita selamatkan bumi pertiwi ini!!!!
Jumat, 16 November 2012
Kekerasan
Pagi-pagi setelah tiba dikantor gw gak langsung masuk ke kantor melainkan nyimpang dulu ke warung mie bik ijah, percis depan kantor. Kalu gw kepengen makan mie goreng ya tinggal mampir aja.. soalnya sarapan di rumah gak keburu, lagian apa yang mau dimakan.. haha secara anak kost gitu.. ya lumayan buat nganjal perut, walaupun Cuma mie rebus, enak dan murah meriah….Bik ijah yang kebetulan warungny masih sepi, terlihat santai sambil baca Koran. kalu rame itu biasanya jam anak sekolah istirahat belajar.. Semua pada ngantri mau makan mie goreng bik ijah.. Kayak ngantri tiket kereta api kalu lagi musim liburan, ramenye bukan main, sampai – sampai bik ijah punya aturan bayar dulu baru makan, biar gak mengalami kerugian. ini perrnah terjadi, anak sekolah ada yang gak bayar sehingga bik ijah mengalami kerugian. Setelah kejadian itu baru deh peraturan “ bayar dulu baru makan” diterapkan..
Sambil nunggu buatan mie bik ijah, gw menyantap gorengan dulu nih..
Bik ijah yang suka cerita-cerita, suka ngasih info.. wah info apalagi nih yang bakal diceritain, eh tahu-tahu emang beneran ada.. kali ini info yang dikasih bik ijah berskala nasional, cek ile..
“ Mas, ado-ado be sekarang ini ya, artis cewek cak ini lah pacak jadi preman, pake tato bahkan lah biso ngajak belago. “
“ siapo nian bik artis tuch, ? “
“ barusan be bibik baco di Koran sumeks, jingoklah nah.” Bik ijah sambil nyodorke Koran sumeks disebelah tempat gw duduk.. sambil makan ku baca berita di kolom artis dihalaman terakhir bagian bawah..
“oh si nikita mirzani, ai memang nian dio nih bik, betino arogan “ kataku kepada bibik.
“ artis apo nian dio tuch? Perasaan bibik dak terkenal, main di sinetron dakatek mukonyo muncul. “
“artis abal-abal bik, icek icek cak itu nah bik. Cuma nak nyari sensasi betino tuch”…
“ Kalu nak jadi artis jangan cak itu tingkah lakunyo, dak baek jugo kalu dijingok, awak cewek tapi cak lanang, pake tato, terus galak belago jugo. “ aku hanya tersenyum mendengar perkataan bik ijah..
Emang bener, sekarang ini semakin meningkatnya dari zaman ke zaman, semakin meningkatnya juga tingkat perilaku yang minus di dunia ini, tak tanggung-tanggung public figure yang menjadi sorotan masyarakat kembali merebak oleh sifat yang amoral. Lagi-lagi dunia keartisan dihebohkan oleh kasus nikita yang bikin meruak keseluruh media, baik media pertelivisian maupun media cetak bahkan di internet.. dan ini sungguh mengganggu publik yang mengkonsumsi media itu, termasuk Bik ijah dan gw yang ikut mengkonsumsi media tersebut merasa terganggu dengan berita yang dimuat..
Terganggu dengan sifat kemanusian yang tidak beradab, dengan melakukan kekerasan sesama umat manusia, bahkan selain fisik nikita juga melakukan kekerasan verbal yakni mengancam akan keselamatan rival dalam pertarungannya yaitu Bervely dan Olivia.. Kejadian ini terjadi disebuah klub Jakarta dikawasan kemang,..
Kejadian ini bukan hanya sekali atau dua kali yang dilakukan oleh nikita mirzani bahkan beberapa kali dengan orang yang berbeda, menindaklanjuti dengan tindak kekerasan yang dilakukan oleh nikita mirzani, setidaknya ini menjadi pelajaran buat insan yang ada dimuka bumi ini terutama kaum perempuan yang notabenenya perempuan dilambangkan dengan kelembutan, hati seorang ibu.. dan kita berharap tidak ada lagi nikita mirzani selanjutnya, sebagai public figure yang menjadi ikon bagi masyarakat, setidaknya harus menjadi panutan dan menjadi inspirator bagi masyarakat, dengan tidak melakukan tindak criminal pada umumnya dan tindak kekerasan pada khususnya. Akibatnya ini akan berdampak negative bagi diri seorang artis itu sendiri dan juga bagi citra keartisan yang akan dianggap oleh masyarakat dengan symbol minus dalam dunia keartisan..
Kekerasan tidak hanya terjadi dalam lingkup keartisan, ada banyak juga yang terjadi dalam sekitar kita dan bahkan kejadian itu secara tidak diduga..Banyak factor sehingga terjadinya kekerasan.. kalau ini sampai dibiarkan terus dan takutnya akan terus mendarah daging ke generasi-generasi selanjutnya, bagaimana nanti kedepannya buat bangsa kita sendiri..
Bukankah didalam agama dijelaskan bahwasanya kita sesama manusia saling mencintai, menyanyangi dan menghargai satu sama lain, saling bersatu, saling berbuat kebaikan, saling bergotong royong, dan bahkan kita sudah mengetahui teori ini sejak kita duduk dibangku sekolah dasar.. dengan pemahaman teori ini, harusnya kita terapkan dalam hidup bermasyarakat..
Dan ini juga harus ada peran dari pihak intern maupun ekstern yang ikut sama-sama mendorong moral yang baik, adanya keluarga khususnya orang tua dari pihak intern yang terus memberi ilmu kepada anaknya mengenai akhlak yang baik, adanya contoh –contoh yang nyata yang diberikan sejak dini sebelum anak tersebut terjun ke dalam lingkungan pertemananya..
Ada juga pihak dari pemerintah, pihak dinas social yang juga ikut turut membantu dengan melakukan program –program social, membentuk suatu komunitas keagamaan yang didasari dengan akhlak yang mulia, dengan memberikan ilmu-ilmu keagamaan dan ilmu budi pekerti..
Dan juga dari peran pelaku bisnis dalam hal dunia hiburan, dengan tidak memberikan tayangan atau film yang berbau kekerasan, tayangan yang selalu mudah ditiru oleh anak-anak.
Semuanya harus bersinergi untuk membentuk masyarakat yang memiliki sifat atau ahlak yang baik, hal ini akan berdampak positif untuk bangsa dan agama.. amin semoga
Ingat kekerasan akan terjadi dimanapun, kapanpun dan oleh siapapun untuk itu waspadalah, waspadalah!!!!
Sambil nunggu buatan mie bik ijah, gw menyantap gorengan dulu nih..
Bik ijah yang suka cerita-cerita, suka ngasih info.. wah info apalagi nih yang bakal diceritain, eh tahu-tahu emang beneran ada.. kali ini info yang dikasih bik ijah berskala nasional, cek ile..
“ Mas, ado-ado be sekarang ini ya, artis cewek cak ini lah pacak jadi preman, pake tato bahkan lah biso ngajak belago. “
“ siapo nian bik artis tuch, ? “
“ barusan be bibik baco di Koran sumeks, jingoklah nah.” Bik ijah sambil nyodorke Koran sumeks disebelah tempat gw duduk.. sambil makan ku baca berita di kolom artis dihalaman terakhir bagian bawah..
“oh si nikita mirzani, ai memang nian dio nih bik, betino arogan “ kataku kepada bibik.
“ artis apo nian dio tuch? Perasaan bibik dak terkenal, main di sinetron dakatek mukonyo muncul. “
“artis abal-abal bik, icek icek cak itu nah bik. Cuma nak nyari sensasi betino tuch”…
“ Kalu nak jadi artis jangan cak itu tingkah lakunyo, dak baek jugo kalu dijingok, awak cewek tapi cak lanang, pake tato, terus galak belago jugo. “ aku hanya tersenyum mendengar perkataan bik ijah..
Emang bener, sekarang ini semakin meningkatnya dari zaman ke zaman, semakin meningkatnya juga tingkat perilaku yang minus di dunia ini, tak tanggung-tanggung public figure yang menjadi sorotan masyarakat kembali merebak oleh sifat yang amoral. Lagi-lagi dunia keartisan dihebohkan oleh kasus nikita yang bikin meruak keseluruh media, baik media pertelivisian maupun media cetak bahkan di internet.. dan ini sungguh mengganggu publik yang mengkonsumsi media itu, termasuk Bik ijah dan gw yang ikut mengkonsumsi media tersebut merasa terganggu dengan berita yang dimuat..
Terganggu dengan sifat kemanusian yang tidak beradab, dengan melakukan kekerasan sesama umat manusia, bahkan selain fisik nikita juga melakukan kekerasan verbal yakni mengancam akan keselamatan rival dalam pertarungannya yaitu Bervely dan Olivia.. Kejadian ini terjadi disebuah klub Jakarta dikawasan kemang,..
Kejadian ini bukan hanya sekali atau dua kali yang dilakukan oleh nikita mirzani bahkan beberapa kali dengan orang yang berbeda, menindaklanjuti dengan tindak kekerasan yang dilakukan oleh nikita mirzani, setidaknya ini menjadi pelajaran buat insan yang ada dimuka bumi ini terutama kaum perempuan yang notabenenya perempuan dilambangkan dengan kelembutan, hati seorang ibu.. dan kita berharap tidak ada lagi nikita mirzani selanjutnya, sebagai public figure yang menjadi ikon bagi masyarakat, setidaknya harus menjadi panutan dan menjadi inspirator bagi masyarakat, dengan tidak melakukan tindak criminal pada umumnya dan tindak kekerasan pada khususnya. Akibatnya ini akan berdampak negative bagi diri seorang artis itu sendiri dan juga bagi citra keartisan yang akan dianggap oleh masyarakat dengan symbol minus dalam dunia keartisan..
Kekerasan tidak hanya terjadi dalam lingkup keartisan, ada banyak juga yang terjadi dalam sekitar kita dan bahkan kejadian itu secara tidak diduga..Banyak factor sehingga terjadinya kekerasan.. kalau ini sampai dibiarkan terus dan takutnya akan terus mendarah daging ke generasi-generasi selanjutnya, bagaimana nanti kedepannya buat bangsa kita sendiri..
Bukankah didalam agama dijelaskan bahwasanya kita sesama manusia saling mencintai, menyanyangi dan menghargai satu sama lain, saling bersatu, saling berbuat kebaikan, saling bergotong royong, dan bahkan kita sudah mengetahui teori ini sejak kita duduk dibangku sekolah dasar.. dengan pemahaman teori ini, harusnya kita terapkan dalam hidup bermasyarakat..
Dan ini juga harus ada peran dari pihak intern maupun ekstern yang ikut sama-sama mendorong moral yang baik, adanya keluarga khususnya orang tua dari pihak intern yang terus memberi ilmu kepada anaknya mengenai akhlak yang baik, adanya contoh –contoh yang nyata yang diberikan sejak dini sebelum anak tersebut terjun ke dalam lingkungan pertemananya..
Ada juga pihak dari pemerintah, pihak dinas social yang juga ikut turut membantu dengan melakukan program –program social, membentuk suatu komunitas keagamaan yang didasari dengan akhlak yang mulia, dengan memberikan ilmu-ilmu keagamaan dan ilmu budi pekerti..
Dan juga dari peran pelaku bisnis dalam hal dunia hiburan, dengan tidak memberikan tayangan atau film yang berbau kekerasan, tayangan yang selalu mudah ditiru oleh anak-anak.
Semuanya harus bersinergi untuk membentuk masyarakat yang memiliki sifat atau ahlak yang baik, hal ini akan berdampak positif untuk bangsa dan agama.. amin semoga
Ingat kekerasan akan terjadi dimanapun, kapanpun dan oleh siapapun untuk itu waspadalah, waspadalah!!!!
Kamis, 15 November 2012
Egois dalam Hidup
Entahlah, mungkin sudah gak kehitung berapa kali aku mengalami dilema atau mungkin galau. Emang sih agak norak kalu seumuran gw, sering mengalami sindrom galau…. Tapi sumpeh yang ini bener-bener galau bro. galau gw beda bro, bukan galau kebanyakan anak-anak remaja, melainkan galau khusus buat orang-orang dewasa, ( Emang spt apa sih ? ) nah itu dia makanya kita harus tahu dan harus bisa membaca lingkungan sekitar, membaca sisi kemanusian yang berbau gaya hidup dan tradisi sekitar.. ehmmm..
Ngomong- ngomong, ini sudah bulan ke 5 gw kerja di Perusahaan Kontraktor, tapi selama gw kerja, gw tuch berasa nothing.. sptnya gw gak dapat apa-apa.. gw gak dapat pengetahuan yg gw harapkan dibidang ini, tapi kenyataannya nihil sama sekali.. gw berasa sedih aja sih sob.
Posisi kerja gw lumayan keren job titleny “ Staff Finance” keren kan bro?? pasti loe mikir kerjanya di back office, punya ruangan sendiri, punya lappy, ruangan kerja ber AC. Itu semua memang bener,, tapi gw gak merasa bahwa gw kerja di kantoran.. kerjaan gw terlalu santai, sampai saat ini dipikiran gw kerja disini gak menarik, gak ada tantangan nya, dan gak bisa buat gw berpikir, gak bisa buat gw tuk menuangkan ide-ide kreatif gw, gak bisa yang namanya gw itu gesit atau lincah….
Ada saatnya kalau gw lagi bengong, gak ada kerjaan tiba-tiba terlintas dibenak gw tuch pergi dari tempat ini, ada bayang-bayang semu yang mengitari di otak kiri dan kanan gw bahkan hingga keluar ke atas kepala gw.. bayang-bayang yang bahagia, nikmat, penuh suka cita dan keberhasilan harapan gw..
Bayang-bayang yang telah mencemari otak sampai gw tak pernah luput dari itu semua, dimanapun, kapanpun, berapa lama pun.. bayang-bayang apakah itu? “ tunggu di catatan selanjutnya ya!!!
Sekarang masih ngomongi dilema dan galau.. sepertinya sindrom itu gak habis-habisnya ditelan waktu, terus bermunculan, mati satu tumbuh dua… inilah hidup, selalu ada dua sisi kehidupan, ada senang ada sedih, seperti bipolar, seperti halnya dilema dan galau.. kita mesti pilih salah satu diantara dua pilihan. Pilihan yang bener-bener tepat, pilihan yang gak membuat kita menyesal.. itu artinya kita harus tahu bagaimana strategi dalam pengambilan keputusan.. .
Kembali lagi ke persoalan mengenai karir gw yang dilanda kegalauan.. gw termasuk orang yang suka pendidikan, itu artinya gw suka sekali belajar hal hal yang baru.. dan dalam hidup gw hidup itu selalu ingin belajar, dan belajar, belajar tentang apapun itu, kapanpun, bahkan dengan siapapun..( Terus gw harus bilang WOWW gitu..)
Gw Cuma mau share sih bro.. gimana ya?? Ehmm gw tuch pengen kabur dari tempat kerja ini, nyari lapak baru yang bikin buat gw betah, yang bikin nyaman.. tapi disisi lain gw pengen terus stay di kota ini.. nah terus kalu gw berhenti dan belum dapat kerjaan lalu gw makan apa? Terus gw juga banyak maunya nih.. pengen ngelanjutin Sekolah, terus Kursus brevet perpajakan, terus les TOEFL juga, tapi penghasilan gw pas pasan.. Haduh repot juga sih kalu banyak maunya …
Gw masih Egois dalam hidup ini..gw tahu dalam menjalani hidup ini mesti ada yang dikorbani,, semua teori gw tahu tapi memang agak susah dijalani dan itu mesti dipikir dalam waktu lama sehingga menghasilkan sebuat keputusan yang tepat, bahkan sampe sekarang aja belum ada keputusan juga..
Ngomong- ngomong, ini sudah bulan ke 5 gw kerja di Perusahaan Kontraktor, tapi selama gw kerja, gw tuch berasa nothing.. sptnya gw gak dapat apa-apa.. gw gak dapat pengetahuan yg gw harapkan dibidang ini, tapi kenyataannya nihil sama sekali.. gw berasa sedih aja sih sob.
Posisi kerja gw lumayan keren job titleny “ Staff Finance” keren kan bro?? pasti loe mikir kerjanya di back office, punya ruangan sendiri, punya lappy, ruangan kerja ber AC. Itu semua memang bener,, tapi gw gak merasa bahwa gw kerja di kantoran.. kerjaan gw terlalu santai, sampai saat ini dipikiran gw kerja disini gak menarik, gak ada tantangan nya, dan gak bisa buat gw berpikir, gak bisa buat gw tuk menuangkan ide-ide kreatif gw, gak bisa yang namanya gw itu gesit atau lincah….
Ada saatnya kalau gw lagi bengong, gak ada kerjaan tiba-tiba terlintas dibenak gw tuch pergi dari tempat ini, ada bayang-bayang semu yang mengitari di otak kiri dan kanan gw bahkan hingga keluar ke atas kepala gw.. bayang-bayang yang bahagia, nikmat, penuh suka cita dan keberhasilan harapan gw..
Bayang-bayang yang telah mencemari otak sampai gw tak pernah luput dari itu semua, dimanapun, kapanpun, berapa lama pun.. bayang-bayang apakah itu? “ tunggu di catatan selanjutnya ya!!!
Sekarang masih ngomongi dilema dan galau.. sepertinya sindrom itu gak habis-habisnya ditelan waktu, terus bermunculan, mati satu tumbuh dua… inilah hidup, selalu ada dua sisi kehidupan, ada senang ada sedih, seperti bipolar, seperti halnya dilema dan galau.. kita mesti pilih salah satu diantara dua pilihan. Pilihan yang bener-bener tepat, pilihan yang gak membuat kita menyesal.. itu artinya kita harus tahu bagaimana strategi dalam pengambilan keputusan.. .
Kembali lagi ke persoalan mengenai karir gw yang dilanda kegalauan.. gw termasuk orang yang suka pendidikan, itu artinya gw suka sekali belajar hal hal yang baru.. dan dalam hidup gw hidup itu selalu ingin belajar, dan belajar, belajar tentang apapun itu, kapanpun, bahkan dengan siapapun..( Terus gw harus bilang WOWW gitu..)
Gw Cuma mau share sih bro.. gimana ya?? Ehmm gw tuch pengen kabur dari tempat kerja ini, nyari lapak baru yang bikin buat gw betah, yang bikin nyaman.. tapi disisi lain gw pengen terus stay di kota ini.. nah terus kalu gw berhenti dan belum dapat kerjaan lalu gw makan apa? Terus gw juga banyak maunya nih.. pengen ngelanjutin Sekolah, terus Kursus brevet perpajakan, terus les TOEFL juga, tapi penghasilan gw pas pasan.. Haduh repot juga sih kalu banyak maunya …
Gw masih Egois dalam hidup ini..gw tahu dalam menjalani hidup ini mesti ada yang dikorbani,, semua teori gw tahu tapi memang agak susah dijalani dan itu mesti dipikir dalam waktu lama sehingga menghasilkan sebuat keputusan yang tepat, bahkan sampe sekarang aja belum ada keputusan juga..
Kamis, 08 November 2012
Masalah
entah sudah berapa lama aku mengalami kondisi buruk seperti ini.. apa yang terlintas di pikiran ku tak ubah nya seperti benang- benang kusut bahkan lebih dari itu, yang kurasakan seperti ada jaring kawat yang melilit di benakku...
masalah terus datang silih berganti, aku tahu setiap insan di dunia ini, akan selalu di undang oleh masalah. ada yang menerima akan masalah, ada yang bisa menghadapi masalah dan bahkan ada yang tidak bisa bagaimana menghadapi suatu masalah.
masalah terus datang silih berganti, aku tahu setiap insan di dunia ini, akan selalu di undang oleh masalah. ada yang menerima akan masalah, ada yang bisa menghadapi masalah dan bahkan ada yang tidak bisa bagaimana menghadapi suatu masalah.
Dilema Part 1
“ Thankyou for loving me “, nada dering handphone yang tanpa direncanain mengusik tidur siang ku… Oh my Gosh masih ku abaikan bunyi handphone itu. Dan terus berdering getarannya pun sampai ke telinga.. kulihat sekilas ternyata Nomor yang gak dikenal dan tidak ada dalam daftar nama di handphone.. “uuchh Nomor siapa lagi ini “ dengan agak malas aku tekan symbol telpon warna hijau..
“hallo siapa ni” dengan suara agak berat. “ ini marwan ya?” . “ iya, ni siapa?
“ mulai agak kepo gitu dan mulai menerka suara cowok kayaknya pernah denger deh..
“ ini Anton, kamu lagi dimana? Marwan gabung lagi ke triaryani gimana? “ .
“ oh oh pakde,, pakde anton. Iya kenapa pakde? Aku bertanya lagi soalnya gak terlalu ngeh apa yg di sampaikan nya tadi..
“iyaa, kamu dimana sekarang, kapan mau gabung ke triaryani, soalnya kita masih butuh tenaga kerja kamu “ .
“ iy iy iyaaa pakde, sekarang marwan dilinggau, haduh pakde pengen sih gabung lagi ke triaryani tapi aku masih kerja ngurusi proyek.
“ “ jadi kapan selesainya proyek kamu itu?” . “ belum tahu pakde, tapi kabar-kabarnya akhir tahun “.
Padahal proyek itu belum tentu selesai di akhir tahun dan pastinya juga masih ada proyek-proyek yang baru..
“ waduh gimana nih, kita butuh cepat, berharap kamu langsung kerja hari ini”.
" Iy iya pakde tapi gimana nih pakde, akhir desember baru bisa “.
Mulai deh ngaco cari-cari alasan, soalnya aku gak bisa kasih jawaban “ iya” sekarang ini, aku masih berpikir-pikir dulu.
“ Okeh dek marwan, gini aja kita nunggu sampe akhir tahun, nanti kalau proyek kamu udah selesai, nanti kamu telepon pakde aja “ .
“ iya pakde, makasih atas infonya “ . “ iya sama-sama , sudah ya”. Tut tut tut bunyi telp yang dimatikan pakde.. Aku termenung sejenak, memikirkan aku harus kembali lagi kerja disana atau meneruskan pekerjaan proyek ini atau aku gak ambil dua-duanya dan cari pekerjaan baru.. halah aku bener – bener pusing..
Pakde adalah rekanan kerja yang baik disaat kami masih bersama di base camp, jabatan beliau sekarang sudah bagus, kabar-kabarnya sih belia dipromosikan jabatannya menjadi manager site. Walaupun usianya sudah 60 tahun tapi beliau mengasyikan dan mampu menyesuaikan lingkungan, apalagi gabung dengan anak-anak seumuran aku.. cocok juga deh. Walaupun suka gabung sama kita-kita tapi beliau masih kita hormati, pada saat itu beliau menjadi panutan, dan bapak camp kita disana. Kalau ada apa-apa kita ngadunya ke beliau, tapi sayang pakde agak-agak ngirit gitu kalu soal uang.. hahaha..tapi kita tetep mekmaluminya.
Saat ini aku mulai kena gejala dilema sindrom, bukannya aku tak berminat kembali lagi ke triaryani. Tapi aku masih punya harapan lain. Aku baru saja menyelesaikan pendidikan sarjana, walaupun aku emang telat sekolah dibanding dengan teman2 sebayaku yang sudah duluan 4 tahun mereka tamat, tapi aku tak pernah merasa telat. Karena aku orang yang sangat suka pendidikan, bahkan aku punya cita-cita sampai aku bisa sekolah setinggi-tingginya bisa meraih gelar Doktor..#Aminn
Karena kenapa menurut Inspirational Quotes Bapak Kofianan - sekjen PBB mengatakan bahwa “ Pendidikan adalah modal kemajuan di masyarakat dan di setiap keluarga” . dan tentunya pendidikan menjadikan kita tambah akan pengetahuan, dan pengetahuan itulah menjadi sumber kekuatan kita, karena informasi yang kita dapat akan membebaskan kita.
Masih dalam dilemma, aku harus kemana setelah ini..rencana sudah di depan mata, angan-angan pun sudah melayang diatas kepala ini. Oh my god. Aku berharap bisa melanjutkan pendidikan S2, tapi gimana ya , mau nya ke universitas negeri * berharap bisa belajar di Universitas Indonesia. Tapi harus lulus Toefl 450 – 500. Nah itu dia masalahnya aku sama sekali belum pernah coba ngerjain soal-soal Toefl. Maklum lah di kota ku belum ada lembaga kursus yang menyediakan kursus Toefl.
Sekarang aku tinggal di kota Metropolitan dan tentunya banyak sekali kesempatan buat ikut kursus TOEFL dari yang paling bagus sampai yang lumayan bagus.. Lagi-lagi aku kebingungan, kesempatan ada buat kursus tapi terhalang oleh biaya. Lumayan mahal buat investasi . secara aku juga ngekost dan penghasilan kerja aku pas-pas an buat biaya hidup selama sebulan. ya gak apa-apa yang penting aku cari –cari brosurnya aja dulu, mengestimasikan biaya yang mesti dikeluarin..
Jam 22:00 sudah waktunya tidur, tapi biasanya sebelum tidur kebayakan aku tuch ngebayangi hidup yang enak-enak, tiba2 accidently tanpa diingat terus nongol lagi pikiran-pikiran dilema itu… Kalu keinget hidup yang dijalani sekarang ini, kayaknya sedih banget deh. Tapi kesedihan itu gak berlarut-larut.
Kesedihan itu bikin semangat aku buat terus maju. Dan aku tak mau hidupku hanya untuk mengeluh dan mengeluh. Karena bagiku hidup itu harus selalu penuh harapan dan jangan pernah sedikitpun kehilangan harapan. Bersambung….
“hallo siapa ni” dengan suara agak berat. “ ini marwan ya?” . “ iya, ni siapa?
“ mulai agak kepo gitu dan mulai menerka suara cowok kayaknya pernah denger deh..
“ ini Anton, kamu lagi dimana? Marwan gabung lagi ke triaryani gimana? “ .
“ oh oh pakde,, pakde anton. Iya kenapa pakde? Aku bertanya lagi soalnya gak terlalu ngeh apa yg di sampaikan nya tadi..
“iyaa, kamu dimana sekarang, kapan mau gabung ke triaryani, soalnya kita masih butuh tenaga kerja kamu “ .
“ iy iy iyaaa pakde, sekarang marwan dilinggau, haduh pakde pengen sih gabung lagi ke triaryani tapi aku masih kerja ngurusi proyek.
“ “ jadi kapan selesainya proyek kamu itu?” . “ belum tahu pakde, tapi kabar-kabarnya akhir tahun “.
Padahal proyek itu belum tentu selesai di akhir tahun dan pastinya juga masih ada proyek-proyek yang baru..
“ waduh gimana nih, kita butuh cepat, berharap kamu langsung kerja hari ini”.
" Iy iya pakde tapi gimana nih pakde, akhir desember baru bisa “.
Mulai deh ngaco cari-cari alasan, soalnya aku gak bisa kasih jawaban “ iya” sekarang ini, aku masih berpikir-pikir dulu.
“ Okeh dek marwan, gini aja kita nunggu sampe akhir tahun, nanti kalau proyek kamu udah selesai, nanti kamu telepon pakde aja “ .
“ iya pakde, makasih atas infonya “ . “ iya sama-sama , sudah ya”. Tut tut tut bunyi telp yang dimatikan pakde.. Aku termenung sejenak, memikirkan aku harus kembali lagi kerja disana atau meneruskan pekerjaan proyek ini atau aku gak ambil dua-duanya dan cari pekerjaan baru.. halah aku bener – bener pusing..
Pakde adalah rekanan kerja yang baik disaat kami masih bersama di base camp, jabatan beliau sekarang sudah bagus, kabar-kabarnya sih belia dipromosikan jabatannya menjadi manager site. Walaupun usianya sudah 60 tahun tapi beliau mengasyikan dan mampu menyesuaikan lingkungan, apalagi gabung dengan anak-anak seumuran aku.. cocok juga deh. Walaupun suka gabung sama kita-kita tapi beliau masih kita hormati, pada saat itu beliau menjadi panutan, dan bapak camp kita disana. Kalau ada apa-apa kita ngadunya ke beliau, tapi sayang pakde agak-agak ngirit gitu kalu soal uang.. hahaha..tapi kita tetep mekmaluminya.
Saat ini aku mulai kena gejala dilema sindrom, bukannya aku tak berminat kembali lagi ke triaryani. Tapi aku masih punya harapan lain. Aku baru saja menyelesaikan pendidikan sarjana, walaupun aku emang telat sekolah dibanding dengan teman2 sebayaku yang sudah duluan 4 tahun mereka tamat, tapi aku tak pernah merasa telat. Karena aku orang yang sangat suka pendidikan, bahkan aku punya cita-cita sampai aku bisa sekolah setinggi-tingginya bisa meraih gelar Doktor..#Aminn
Karena kenapa menurut Inspirational Quotes Bapak Kofianan - sekjen PBB mengatakan bahwa “ Pendidikan adalah modal kemajuan di masyarakat dan di setiap keluarga” . dan tentunya pendidikan menjadikan kita tambah akan pengetahuan, dan pengetahuan itulah menjadi sumber kekuatan kita, karena informasi yang kita dapat akan membebaskan kita.
Masih dalam dilemma, aku harus kemana setelah ini..rencana sudah di depan mata, angan-angan pun sudah melayang diatas kepala ini. Oh my god. Aku berharap bisa melanjutkan pendidikan S2, tapi gimana ya , mau nya ke universitas negeri * berharap bisa belajar di Universitas Indonesia. Tapi harus lulus Toefl 450 – 500. Nah itu dia masalahnya aku sama sekali belum pernah coba ngerjain soal-soal Toefl. Maklum lah di kota ku belum ada lembaga kursus yang menyediakan kursus Toefl.
Sekarang aku tinggal di kota Metropolitan dan tentunya banyak sekali kesempatan buat ikut kursus TOEFL dari yang paling bagus sampai yang lumayan bagus.. Lagi-lagi aku kebingungan, kesempatan ada buat kursus tapi terhalang oleh biaya. Lumayan mahal buat investasi . secara aku juga ngekost dan penghasilan kerja aku pas-pas an buat biaya hidup selama sebulan. ya gak apa-apa yang penting aku cari –cari brosurnya aja dulu, mengestimasikan biaya yang mesti dikeluarin..
Jam 22:00 sudah waktunya tidur, tapi biasanya sebelum tidur kebayakan aku tuch ngebayangi hidup yang enak-enak, tiba2 accidently tanpa diingat terus nongol lagi pikiran-pikiran dilema itu… Kalu keinget hidup yang dijalani sekarang ini, kayaknya sedih banget deh. Tapi kesedihan itu gak berlarut-larut.
Kesedihan itu bikin semangat aku buat terus maju. Dan aku tak mau hidupku hanya untuk mengeluh dan mengeluh. Karena bagiku hidup itu harus selalu penuh harapan dan jangan pernah sedikitpun kehilangan harapan. Bersambung….
Senin, 30 Juli 2012
.....Plb
Sudah hampir dua bulan gw berada di Kota Metropolitan #palembang, semenjak kepergian gw 13 Juni 2012 lalu. Demi kerjaan, gw ninggalin orang2 yang gw sayangi..
berharap sih ada sesuatu yang baru yang bisa gw dapet di sini..* Pengalaman cuy
padahal kuliah gw belum beres #sidang skripsi, tp gw mesti cari duit jauh dari tempat tinggal dan kuliah gw.. awalnya sih ragu, tapi gw harus must go on soalnya kalu gw gak kerja automaticly with thinking gw gak dapet duit, soalny juga kan bentar lagi lebaran tiba, so it needs much money..
lagian gak ada kerjaan bikin pusing, no job no money so they make me get dizzy.hehehe
Tinggal di kota ini ada manfaatnya juga, gw dapet kerja, sekalian juga sambilan ngurusin skripsi gw buat bimbingan.. alhamdulillah it's over n I can throught it..thx my God *sujud sukur.
Dosen Pembimbing home
Janjian ketemuan tapi bukan buat makan malam melainkan mau bimbingan skripsi dirumahnya. Pertemuan pertama sungguh mengesankan.. so he's welcome..beliau bertanya-tanya soal skripsi gw hasil pembahasan, dan kesimpulan.. finaly I can throught it n he said that "it's over you can follow examination thesis on Agusts " *Senengnye #SENYUM DIKULUM
Dengan basa basi, gw banyak tanya about his family.. WAW, they have Amazing family..he talked about his children, education of his children. #happy to hear that.
he talked many things..n he also gave spirit to me. *of course I have a dream n it doesn't come true yet..
Back To home..
On the way, muka masih berseri-seri, dan Mimpi gw adalah to continue my studi pascasarjana @ Univeristas Indonesia.. Aminn
Rabu, 15 Februari 2012
Kamis, 19 Januari 2012
Mau nya buka bisnis yang ini!!!!!!!
Melirik Bisnis Kedai Kopi
Mengonsumsi kopi atau biasa disebut dengan istilah “ngopi” saat ini bukan hanya sebagai pemenuhan kebutuhan semata tapi telah menjadi gaya hidup tersendiri. Tradisi minum kopi yang telah berusia lebih dari ratusan tahun dan diadopsi dari negara maju ini pada akhirnya melahirkan peluang usaha yang dinilai cukup potensial untuk dikembangkan, yakni kedai kopi.
Bila dipantau secara seksama, keberadaan kedai kopi di tanah air semakin bertambah setiap tahunnya, mulai dari yang berskala besar hingga kecil. Dengan sistem waralaba, bisnis ini semakin prospektif untuk dikelola. Pangsa pasarnyapun begitu menjanjikan sebab segmennya tak hanya didominasi oleh kalangan tertentu saja namun hampir semua lapisan masyarakat; tua-muda, pria-wanita, pelajar-eksekutif muda, pegawai kantoran-pemilik bisnis dan lain sebagainya.
Bagi sebagian besar orang, kedai kopi merupakan lokasi strategis untuk melakukan sejumlah kegiatan positif, mulai dari pertemuan antar sesama teman sebaya hingga pertemuan bisnis ataupun gathering profesional lainnya. Ditunjang dengan menu nan inovatif serta fasilitas mumpuni seperti hot spots internet, sofa yang cozy, live music dan TV kabel, kedai kopi bisa dipastikan tak sepi oleh pengunjung.
Kekayaan alam Indonesia juga sangat mendukung peluang bisnis ini. Sebagai produsen kopi, Indonesia menempati posisi ketiga terbesar di dunia setelah Brasil dan Vietnam sebagaimana disampaikan oleh Pranata Soenarto selaku Wakil Ketua Umum Asosiasi Eksportir dan Industri Kopi Indonesia (AEKI) Bidang Spesialis dan Industri Kopi pada ajang “Bedah Kopi bersama Excelso” beberapa waktu lalu.
Melihat realita tersebut, selayaknya pemilik bisnis dan atau calon pelaku bisnis yang tertarik meramaikan bisnis kedai kopi dapat memanfaatkan kekayaan alam tanah air dengan cara sekreatif mungkin agar mampu bertahan di dunia persaingan yang begitu ketat. Untuk potensi di masa depan, kedai kopi disinyalir akan terus booming mewarnai jagat industri kuliner sebab dengan sistem markup hingga seribu persen bisnis ini dapat meraup laba besar.
Bagi yang tertarik melakoni bisnis ini dan berminat menggeser kepopuleran kedai kopi asing yang telah mendunia, ada beberapa hal yang harus dipersiapkan seperti yang dilansir dari laman HowToDoThings.
# Mencari lokasi strategis. Kesuksesan bisnis berbasis customer bergantung pada lokasi karena itu carilah lokasi yang ramai dikunjungi orang dan direferensikan untuk memilih lokasi yang dekat dengan area bisnis atau pemukiman. Penting untuk diingat, lokasi dalam bisnis ini adalah kunci untuk menarik pelanggan dan visibilitas bisnis serta berkaitan erat dengan target penjualan.
Bila ingin memanjakan konsumen, carilah lokasi di pinggir jalan yang dekat dengan trotoar sehingga konsumen bisa dengan mudah menjangkau kedai kopi Anda jika secara tak sengaja sedang melintas di jalan tersebut atau ketika ingin melepas lelah setelah berjalan-jalan dengan hewan peliharaannya. Perhatikan juga akses umum lainnya misalkan lahan parkir, toilet yang memadai.
# Belajar menjadi barista. Untuk mengelola kedai bisnis, ada baiknya Anda belajar menjadi barista untuk memahami cara membuat latte, macchiato, espresso, cappuccino hingga piawai meracik minuman dengan resep sendiri. Anda bisa mengasah skill ini dengan mengambil kursus bersertifikat yang ada di kota Anda.
# Membuat perencanaan bisnis yang mendetail. Ketika Anda telah mengenal seluk beluk meracik minuman kopi dan memiliki ide untuk mengembangkannya sebagai peluang usaha, tuangkan ide Anda dalam sebuah perencanaan bisnis. Jabarkan perencanaan bisnis Anda itu secara mendetail termasuk mengenai penamaan kedai, prediksi penjualan, strategi promosi, pangsa pasar, pembiayaan dan sebagainya. Jika berminat meminjam uang dari bank atau lembaga keuangan lainnya untuk membiayai bisnis Anda maka siapkan data-data atau dokumen yang berkaitan dengan pengajuan kredit usaha tersebut.
# Melegalisasikan bisnis. Legalisasikan bisnis Anda dengan cara mendaftarkannya sebagai badan usaha yang memiliki kekuatan hukum. Karena berkaitan dengan kuliner, ada baiknya Anda melakukan uji kelayakan produk untuk memeroleh sertifikat resmi dari lembaga terkait seperti BPOM misalnya.
# Membeli perlengkapan. Setelah memeroleh modal dan menemukan lokasi yang strategis, Anda bisa mulai membangun kedai kopi. Rancang desain interior sesuai dengan konsep kedai kopi Anda. Bila memiliki modal yang cukup besar, Anda bisa memakai jasa konsultan untuk turut membantu merancang kedai kopi sesuai impian. Jangan lupa untuk melengkapi perlengkapan dasar seperti cangkir, tisu dan dispenser disamping furnitur kedai.
# Membuat menu. Ketika proses pembangunan kedai kopi sedang berlangsung, sebaiknya Anda telah memiliki menu yang akan disuguhkan kepada konsumen. Selain produk utama yakni aneka macam jenis kopi, Anda bisa menawarkan produk pendukung misalkan beragam makanan ringan seperti pastry, sandwich, cake, biskuit dan lainnya. Bila tak berencana untuk meracik sendiri produk-produk pendukung itu, Anda bisa memerolehnya dari distributor yang memang kompeten di bidangnya sehingga Anda bisa fokus dalam menyajikan kopi.
# Merekrut pegawai. Kesuksesan bisnis kedai kopi Anda juga bergantung pada dukungan dari pihak lain. Anda tak mungkin bisa mengelolanya sendiri. Untuk itu, pekerjakan pegawai yang mempunyai visi dan misi selaras dengan Anda dan bisa membantu memajukan bisnis kedai kopi Anda.
Dalam mengelola kedai kopi, kepuasan pelanggan juga turut menunjang kesuksesan. Karena itu, ciptakan produk berkualitas dengan harga reasonable dan layani pelanggan sebaik mungkin. Good luck! (*/ely)
Mengonsumsi kopi atau biasa disebut dengan istilah “ngopi” saat ini bukan hanya sebagai pemenuhan kebutuhan semata tapi telah menjadi gaya hidup tersendiri. Tradisi minum kopi yang telah berusia lebih dari ratusan tahun dan diadopsi dari negara maju ini pada akhirnya melahirkan peluang usaha yang dinilai cukup potensial untuk dikembangkan, yakni kedai kopi.
Bila dipantau secara seksama, keberadaan kedai kopi di tanah air semakin bertambah setiap tahunnya, mulai dari yang berskala besar hingga kecil. Dengan sistem waralaba, bisnis ini semakin prospektif untuk dikelola. Pangsa pasarnyapun begitu menjanjikan sebab segmennya tak hanya didominasi oleh kalangan tertentu saja namun hampir semua lapisan masyarakat; tua-muda, pria-wanita, pelajar-eksekutif muda, pegawai kantoran-pemilik bisnis dan lain sebagainya.
Bagi sebagian besar orang, kedai kopi merupakan lokasi strategis untuk melakukan sejumlah kegiatan positif, mulai dari pertemuan antar sesama teman sebaya hingga pertemuan bisnis ataupun gathering profesional lainnya. Ditunjang dengan menu nan inovatif serta fasilitas mumpuni seperti hot spots internet, sofa yang cozy, live music dan TV kabel, kedai kopi bisa dipastikan tak sepi oleh pengunjung.
Kekayaan alam Indonesia juga sangat mendukung peluang bisnis ini. Sebagai produsen kopi, Indonesia menempati posisi ketiga terbesar di dunia setelah Brasil dan Vietnam sebagaimana disampaikan oleh Pranata Soenarto selaku Wakil Ketua Umum Asosiasi Eksportir dan Industri Kopi Indonesia (AEKI) Bidang Spesialis dan Industri Kopi pada ajang “Bedah Kopi bersama Excelso” beberapa waktu lalu.
Melihat realita tersebut, selayaknya pemilik bisnis dan atau calon pelaku bisnis yang tertarik meramaikan bisnis kedai kopi dapat memanfaatkan kekayaan alam tanah air dengan cara sekreatif mungkin agar mampu bertahan di dunia persaingan yang begitu ketat. Untuk potensi di masa depan, kedai kopi disinyalir akan terus booming mewarnai jagat industri kuliner sebab dengan sistem markup hingga seribu persen bisnis ini dapat meraup laba besar.
Bagi yang tertarik melakoni bisnis ini dan berminat menggeser kepopuleran kedai kopi asing yang telah mendunia, ada beberapa hal yang harus dipersiapkan seperti yang dilansir dari laman HowToDoThings.
# Mencari lokasi strategis. Kesuksesan bisnis berbasis customer bergantung pada lokasi karena itu carilah lokasi yang ramai dikunjungi orang dan direferensikan untuk memilih lokasi yang dekat dengan area bisnis atau pemukiman. Penting untuk diingat, lokasi dalam bisnis ini adalah kunci untuk menarik pelanggan dan visibilitas bisnis serta berkaitan erat dengan target penjualan.
Bila ingin memanjakan konsumen, carilah lokasi di pinggir jalan yang dekat dengan trotoar sehingga konsumen bisa dengan mudah menjangkau kedai kopi Anda jika secara tak sengaja sedang melintas di jalan tersebut atau ketika ingin melepas lelah setelah berjalan-jalan dengan hewan peliharaannya. Perhatikan juga akses umum lainnya misalkan lahan parkir, toilet yang memadai.
# Belajar menjadi barista. Untuk mengelola kedai bisnis, ada baiknya Anda belajar menjadi barista untuk memahami cara membuat latte, macchiato, espresso, cappuccino hingga piawai meracik minuman dengan resep sendiri. Anda bisa mengasah skill ini dengan mengambil kursus bersertifikat yang ada di kota Anda.
# Membuat perencanaan bisnis yang mendetail. Ketika Anda telah mengenal seluk beluk meracik minuman kopi dan memiliki ide untuk mengembangkannya sebagai peluang usaha, tuangkan ide Anda dalam sebuah perencanaan bisnis. Jabarkan perencanaan bisnis Anda itu secara mendetail termasuk mengenai penamaan kedai, prediksi penjualan, strategi promosi, pangsa pasar, pembiayaan dan sebagainya. Jika berminat meminjam uang dari bank atau lembaga keuangan lainnya untuk membiayai bisnis Anda maka siapkan data-data atau dokumen yang berkaitan dengan pengajuan kredit usaha tersebut.
# Melegalisasikan bisnis. Legalisasikan bisnis Anda dengan cara mendaftarkannya sebagai badan usaha yang memiliki kekuatan hukum. Karena berkaitan dengan kuliner, ada baiknya Anda melakukan uji kelayakan produk untuk memeroleh sertifikat resmi dari lembaga terkait seperti BPOM misalnya.
# Membeli perlengkapan. Setelah memeroleh modal dan menemukan lokasi yang strategis, Anda bisa mulai membangun kedai kopi. Rancang desain interior sesuai dengan konsep kedai kopi Anda. Bila memiliki modal yang cukup besar, Anda bisa memakai jasa konsultan untuk turut membantu merancang kedai kopi sesuai impian. Jangan lupa untuk melengkapi perlengkapan dasar seperti cangkir, tisu dan dispenser disamping furnitur kedai.
# Membuat menu. Ketika proses pembangunan kedai kopi sedang berlangsung, sebaiknya Anda telah memiliki menu yang akan disuguhkan kepada konsumen. Selain produk utama yakni aneka macam jenis kopi, Anda bisa menawarkan produk pendukung misalkan beragam makanan ringan seperti pastry, sandwich, cake, biskuit dan lainnya. Bila tak berencana untuk meracik sendiri produk-produk pendukung itu, Anda bisa memerolehnya dari distributor yang memang kompeten di bidangnya sehingga Anda bisa fokus dalam menyajikan kopi.
# Merekrut pegawai. Kesuksesan bisnis kedai kopi Anda juga bergantung pada dukungan dari pihak lain. Anda tak mungkin bisa mengelolanya sendiri. Untuk itu, pekerjakan pegawai yang mempunyai visi dan misi selaras dengan Anda dan bisa membantu memajukan bisnis kedai kopi Anda.
Dalam mengelola kedai kopi, kepuasan pelanggan juga turut menunjang kesuksesan. Karena itu, ciptakan produk berkualitas dengan harga reasonable dan layani pelanggan sebaik mungkin. Good luck! (*/ely)
Langganan:
Postingan (Atom)