Bob Marley

Kamis, 08 November 2012

Dilema Part 1

“ Thankyou for loving me “, nada dering handphone yang tanpa direncanain mengusik tidur siang ku… Oh my Gosh masih ku abaikan bunyi handphone itu. Dan terus berdering getarannya pun sampai ke telinga.. kulihat sekilas ternyata Nomor yang gak dikenal dan tidak ada dalam daftar nama di handphone.. “uuchh Nomor siapa lagi ini “ dengan agak malas aku tekan symbol telpon warna hijau..
“hallo siapa ni” dengan suara agak berat. “ ini marwan ya?” . “ iya, ni siapa?
“ mulai agak kepo gitu dan mulai menerka suara cowok kayaknya pernah denger deh..

“ ini Anton, kamu lagi dimana? Marwan gabung lagi ke triaryani gimana? “ .
“ oh oh pakde,, pakde anton. Iya kenapa pakde? Aku bertanya lagi soalnya gak terlalu ngeh apa yg di sampaikan nya tadi..
“iyaa, kamu dimana sekarang, kapan mau gabung ke triaryani, soalnya kita masih butuh tenaga kerja kamu “ .
“ iy iy iyaaa pakde, sekarang marwan dilinggau, haduh pakde pengen sih gabung lagi ke triaryani tapi aku masih kerja ngurusi proyek.
“ “ jadi kapan selesainya proyek kamu itu?” . “ belum tahu pakde, tapi kabar-kabarnya akhir tahun “.
Padahal proyek itu belum tentu selesai di akhir tahun dan pastinya juga masih ada proyek-proyek yang baru..
“ waduh gimana nih, kita butuh cepat, berharap kamu langsung kerja hari ini”.
" Iy iya pakde tapi gimana nih pakde, akhir desember baru bisa “.
Mulai deh ngaco cari-cari alasan, soalnya aku gak bisa kasih jawaban “ iya” sekarang ini, aku masih berpikir-pikir dulu.
“ Okeh dek marwan, gini aja kita nunggu sampe akhir tahun, nanti kalau proyek kamu udah selesai, nanti kamu telepon pakde aja “ .
“ iya pakde, makasih atas infonya “ . “ iya sama-sama , sudah ya”. Tut tut tut bunyi telp yang dimatikan pakde.. Aku termenung sejenak, memikirkan aku harus kembali lagi kerja disana atau meneruskan pekerjaan proyek ini atau aku gak ambil dua-duanya dan cari pekerjaan baru.. halah aku bener – bener pusing..

Pakde adalah rekanan kerja yang baik disaat kami masih bersama di base camp, jabatan beliau sekarang sudah bagus, kabar-kabarnya sih belia dipromosikan jabatannya menjadi manager site. Walaupun usianya sudah 60 tahun tapi beliau mengasyikan dan mampu menyesuaikan lingkungan, apalagi gabung dengan anak-anak seumuran aku.. cocok juga deh. Walaupun suka gabung sama kita-kita tapi beliau masih kita hormati, pada saat itu beliau menjadi panutan, dan bapak camp kita disana. Kalau ada apa-apa kita ngadunya ke beliau, tapi sayang pakde agak-agak ngirit gitu kalu soal uang.. hahaha..tapi kita tetep mekmaluminya.

Saat ini aku mulai kena gejala dilema sindrom, bukannya aku tak berminat kembali lagi ke triaryani. Tapi aku masih punya harapan lain. Aku baru saja menyelesaikan pendidikan sarjana, walaupun aku emang telat sekolah dibanding dengan teman2 sebayaku yang sudah duluan 4 tahun mereka tamat, tapi aku tak pernah merasa telat. Karena aku orang yang sangat suka pendidikan, bahkan aku punya cita-cita sampai aku bisa sekolah setinggi-tingginya bisa meraih gelar Doktor..#Aminn

Karena kenapa menurut Inspirational Quotes Bapak Kofianan - sekjen PBB mengatakan bahwa “ Pendidikan adalah modal kemajuan di masyarakat dan di setiap keluarga” . dan tentunya pendidikan menjadikan kita tambah akan pengetahuan, dan pengetahuan itulah menjadi sumber kekuatan kita, karena informasi yang kita dapat akan membebaskan kita.

Masih dalam dilemma, aku harus kemana setelah ini..rencana sudah di depan mata, angan-angan pun sudah melayang diatas kepala ini. Oh my god. Aku berharap bisa melanjutkan pendidikan S2, tapi gimana ya , mau nya ke universitas negeri * berharap bisa belajar di Universitas Indonesia. Tapi harus lulus Toefl 450 – 500. Nah itu dia masalahnya aku sama sekali belum pernah coba ngerjain soal-soal Toefl. Maklum lah di kota ku belum ada lembaga kursus yang menyediakan kursus Toefl.

Sekarang aku tinggal di kota Metropolitan dan tentunya banyak sekali kesempatan buat ikut kursus TOEFL dari yang paling bagus sampai yang lumayan bagus.. Lagi-lagi aku kebingungan, kesempatan ada buat kursus tapi terhalang oleh biaya. Lumayan mahal buat investasi . secara aku juga ngekost dan penghasilan kerja aku pas-pas an buat biaya hidup selama sebulan. ya gak apa-apa yang penting aku cari –cari brosurnya aja dulu, mengestimasikan biaya yang mesti dikeluarin..

Jam 22:00 sudah waktunya tidur, tapi biasanya sebelum tidur kebayakan aku tuch ngebayangi hidup yang enak-enak, tiba2 accidently tanpa diingat terus nongol lagi pikiran-pikiran dilema itu… Kalu keinget hidup yang dijalani sekarang ini, kayaknya sedih banget deh. Tapi kesedihan itu gak berlarut-larut.
Kesedihan itu bikin semangat aku buat terus maju. Dan aku tak mau hidupku hanya untuk mengeluh dan mengeluh. Karena bagiku hidup itu harus selalu penuh harapan dan jangan pernah sedikitpun kehilangan harapan. Bersambung….

Tidak ada komentar:

Posting Komentar